cara berkomunikasi mencari jodoh

Cara berkomunikasi untuk menemukan pasangan"Dia menciptakan dirimu sendiri, dia juga menciptakan istrinya, jadi dia akan puas dengannya." dari

 (Surat al-A & # 39; raf: 189)

Kunci untuk membangun hubungan adalah komunikasi, termasuk menemukan pasangan. Komunikasi tidak hanya terjalin melalui dialog atau bahasa lisan. Berkomunikasi melalui bahasa tubuh, seperti melambaikan tangan, tersenyum, melirik, postur berdiri, ekspresi wajah, dll. Melalui bahasa tubuh seseorang, kita dapat membaca pikirannya, termasuk perasaannya tentang kita.

Saat membangun hubungan, Anda tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk berkomunikasi, tetapi juga keberanian untuk berkomunikasi. Faktanya, keberanian ini memainkan peran yang lebih penting dalam mempromosikan perkawinan. Apa perbedaan antara kemampuan komunikasi dan keberanian? Dikatakan bahwa kita dapat berkomunikasi ketika kita dapat menerapkan dan menerapkan keterampilan komunikasi kita yang ada sehingga orang lain dapat memahami apa yang kita sampaikan. Keberanian untuk berkomunikasi adalah bahwa ketika kita berani berkomunikasi dengan siapa pun, kita tidak akan merasa malu, berpura-pura tidak menutupi kelemahan dan kelemahan kita, menunjukkan identitas kita yang sebenarnya, dan berani tampil seperti kita.

Orang-orang yang berani berkomunikasi tampaknya lebih fleksibel, ramah, tersenyum, suka menyapa terlebih dahulu, dan tidak marah ketika orang lain tidak menanggapi salam mereka. Mereka juga terlihat lebih ceria dan mudah bergaul, dan tentu saja aura mereka terlihat menyenangkan. Mereka biasanya memiliki banyak teman dan disukai banyak orang. Itu sebabnya mereka memiliki peluang lebih besar untuk mengenal pasangan mereka lebih cepat.

Dengan orang yang pendiam, tidak ingin menyapa atau membalas salam orang lain, sopan santun, kurang senyum, ramah, canggung, stereotip atau pilih-pilih teman. Biasanya, merek lebih lambat.

Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar dari banyak orang yang belum menikah adalah karena ketidakmampuan untuk berkomunikasi dengan benar dan benar. Meskipun semua orang belajar di Sekolah Komunikasi, tidak semua orang memiliki keberanian untuk berkomunikasi. Kebiasaan ini terbentuk dari hasil pendidikan dan kebiasaan keluarga, atau dari lingkungan sosial yang mulai kecil. Namun, jika mau, Anda bisa belajar dan melatih keberanian untuk berkomunikasi.

Pada dasarnya, ada beberapa teknik komunikasi sederhana yang harus kita lakukan ketika mencoba membangun hubungan. Hal terpenting dalam komunikasi aktual adalah memperhatikan apa yang dikatakan pihak lain. Dengarkan dengan seksama suara pihak lain, dengarkan isi pembicaraan, dan biarkan dia memiliki kesempatan untuk berbicara sesuai dengan keinginannya. Jangan terburu-buru untuk memotong atau menyangkal, karena ini bukan ruang untuk perdebatan. Perlihatkan kepada orang lain peluang nyata di dalam dan luarnya (bukankah itu yang ingin kita ketahui?). Melalui pertukaran ini, kita bisa menilai siapa itu. Apakah dia orang yang sombong, egois, suka pamer, keras kepala, masuk akal, malas, saleh, pengertian, suka menolong, dll?

Hal penting berikutnya adalah tidak menunjukkan bahwa kami sedang mengevaluasinya. Santai atau kasual, tetapi tetap menghormati dan menghormatinya. Ini menunjukkan bahwa kami sangat tertarik dan antusias dengan sikap dan pendekatannya. Jangan pernah mengkritiknya, karena kritik hanya bisa membuatnya merasa malu, inferior, inferior atau tidak aman, sehingga ia akan mengambil tindakan. Dia tidak berkomunikasi dalam beberapa cara, tetapi berkomunikasi dengan cara yang Anda inginkan. Jika ini masalahnya, ia akan menutupi sifat aslinya, dan komunikasi selanjutnya akan ditutupi oleh kepalsuan dan penyamaran.

Saat menjalin hubungan, jangan biarkan kami menunjukkan bahwa pihak lain adalah yang kami inginkan. Ingatlah bahwa kebiasaan orang dewasa sulit diubah dalam waktu singkat. Mereka terdiri dari orang tua, guru, pendidikan, lingkungan dan pengalaman. Proses pembentukan ini telah berlangsung selama bertahun-tahun dan tertanam dengan baik. Yang paling penting adalah apakah kita bisa menerimanya karena dia ingin menjalani pernikahan seperti Samati.

Memiliki komunikasi yang mendalam dengan dia. Tetap fokus dan kami mencari mitra yang memenuhi standar kami. Temukan cara tercepat untuk memahami karakternya. Jangan buang waktu terlalu banyak untuk hal-hal yang tidak perlu. Ingat, waktu saya adalah permainan saya. Ketika kesenangan komunikasi mulai berkembang, harap pertimbangkan apakah kita memiliki banyak kesamaan dengannya, kenyamanan atau saling pengertian. (Baca juga teksnya: Pasangan jiwa Anda sama dengan Anda).

Jika ada kecocokan, silakan terus berkomunikasi sampai kami memiliki keyakinan untuk melanjutkan bersamanya. Namun, jika Anda tidak dapat menemukan objek yang cocok, cari cara yang lembut dan masuk akal untuk mundur dan pergi secara teratur. Gunakan waktu yang tersedia untuk menemukan orang lain tanpa menyinggung mereka.

Ini adalah cara berkomunikasi, tujuannya adalah untuk menemukan pasangan. Saya harap ini akan membantu. 😀 "class =" wp-smiley "style =" height: 1em; max-height: 1em

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here